Polres Pasaman Barat Perketat Pengawasan Pangan, Kapolres Turun Langsung Pimpin Anev
PASAMAN BARAT, Fakta Hukum Delik _ 19 Februari 2026 – Isu ketahanan pangan tak lagi sekadar wacana. Kapolres Pasaman Barat, Agung Tribawanto, turun langsung memimpin Rapat Analisis dan Evaluasi (Anev) guna memastikan stabilitas pangan di wilayahnya benar-benar terkawal.
Bertempat di Command Center Polres Pasaman Barat, rapat yang dihadiri seluruh Pejabat Utama (PJU) ini menegaskan satu sikap: tidak ada ruang bagi gangguan distribusi, penimbunan, atau spekulasi harga yang merugikan masyarakat.
Pengamanan Pangan Jadi Prioritas
Dalam arahannya, Kapolres menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan bagian dari program strategis nasional yang wajib diamankan hingga tingkat daerah. Ia meminta seluruh jajaran meningkatkan pengawasan di lapangan, khususnya pada:
Distribusi bahan pokok
Stabilitas harga di pasar tradisional
Potensi penimbunan dan permainan spekulan
Gangguan kamtibmas yang berdampak pada pasokan pangan
“Ketahanan pangan adalah fondasi stabilitas ekonomi daerah. Jika pangan terganggu, dampaknya langsung ke masyarakat,” tegasnya.
Evaluasi dan Aksi Nyata
Rapat Anev tidak berhenti pada evaluasi semata. Seluruh satuan fungsi diminta menyusun Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang terukur dan bisa segera diimplementasikan. Pengawasan disebut akan diperketat dalam waktu dekat, terutama menjelang periode rawan fluktuasi harga.
Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa Polres Pasaman Barat tidak ingin kecolongan dalam isu pangan. Aparat diminta bergerak cepat, responsif, dan proaktif membaca potensi gangguan di lapangan.
Dengan penguatan strategi ini, Polres Pasaman Barat menegaskan posisinya sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas daerah—bukan hanya dari sisi keamanan, tetapi juga dari sisi ketahanan ekonomi masyarakat..(Red/tim08)

Belum ada Komentar untuk "Polres Pasaman Barat Perketat Pengawasan Pangan, Kapolres Turun Langsung Pimpin Anev"
Posting Komentar