Kapolda Sumbar Pimpin Langsung Prosesi Kemanusiaan Korban Banjir, Tegaskan Transparansi dan Kehadiran Negara
Padang, Fakta Hukum Delik _ Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si., CSFA memimpin secara langsung rangkaian awal pengawalan korban banjir di Sumatera Barat. Sejak pagi, Kapolda mengundang para jurnalis untuk mengikuti seluruh proses secara terbuka, mulai dari RS Bhayangkara hingga Masjid Raya Sumatera Barat sebelum rangkaian berlanjut ke Bungus.
Undangan terbuka kepada media ini merupakan bentuk komitmen Polri menjaga transparansi dalam setiap langkah kemanusiaan. Pada pukul 11.00 WIB, para jurnalis telah berkumpul di RS Bhayangkara dan difasilitasi transportasi khusus yang disiapkan Polda Sumbar sebagai wujud keterbukaan institusi kepada publik.
Fase Awal: Penghormatan, Bukan Pemakaman
Pada tahap awal kegiatan, belum dilakukan prosesi pemakaman. Seluruh rangkaian masih berada pada fase persiapan dan penghormatan awal bagi para korban yang belum teridentifikasi dan akan menjalani prosesi lanjutan di Masjid Raya Sumatera Barat.
Kapolda: Media Adalah Jembatan Nurani
Kapolda Sumbar menegaskan bahwa kehadiran media bukan sebatas peliputan, namun menjadi bagian dari saksi kemanusiaan yang penting.
“Setiap korban harus dimuliakan. Media hadir sebagai jembatan nurani antara negara dan masyarakat, memastikan semuanya berjalan penuh penghormatan,” ujar Kapolda.
Suasana Khidmat di Masjid Raya Sumbar
Di Masjid Raya Sumatera Barat Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi, suasana khidmat menyelimuti prosesi penghormatan. Kapolda turut hadir sebagai bagian dari masyarakat yang merasakan duka dan memberikan penguatan bagi keluarga serta publik.
Polri Humanis Hadir di Tengah Duka
Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, S.S., M.Tr.A.P., menegaskan bahwa langkah Kapolda adalah wujud nyata Polri yang humanis.
“Kehadiran Bapak Kapolda bersama insan pers adalah pesan kuat bahwa Polri tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga selalu ada dalam duka dan kemanusiaan,” tegasnya.
Proses Tertib, Lembut, dan Penuh Empati
Para jurnalis menyaksikan bagaimana setiap tahapan berjalan tertib, penuh kelembutan, dan sarat empati. Dari rumah sakit hingga masjid, seluruh rangkaian memperlihatkan Polri bekerja dengan standar kemanusiaan yang tinggi.
Tidak Ada Korban yang Pergi Tanpa Penghormatan
Rangkaian awal dari RS Bhayangkara menjadi bagian penting dari perjalanan prosesi selanjutnya. Negara memastikan setiap korban mendapatkan penghormatan layak sebelum memasuki tahapan berikutnya.
Rilis ini disusun sebagai bentuk informasi resmi mengenai rangkaian awal pengawalan prosesi korban banjir oleh Kapolda Sumatera Barat, sebagai representasi Polri yang humanis, transparan, dan selalu hadir untuk masyarakat...(tim08)

Belum ada Komentar untuk "Kapolda Sumbar Pimpin Langsung Prosesi Kemanusiaan Korban Banjir, Tegaskan Transparansi dan Kehadiran Negara"
Posting Komentar